Jatinangor, 17 Juni 2025 – Program Studi Pendidikan Profesi Ners Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Nasional (UNAS) melaksanakan kegiatan benchmarking pelaksanaan Objective Structured Clinical Examination (OSCE) ke Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran (UNPAD), Jatinangor, Jawa Barat. Kegiatan ini bertujuan memperkuat mutu sistem evaluasi keterampilan klinis mahasiswa melalui adopsi praktik terbaik dari salah satu institusi keperawatan unggulan di Indonesia.
Sebanyak 20 peserta mengikuti kegiatan ini, terdiri dari 13 dosen FIKES UNAS dan 7 perwakilan Fakultas Keperawatan UNPAD, termasuk Dekan Fakultas Keperawatan UNPAD, Prof. Kusman Ibrahim, S.Kep., MNS., Ph.D.. Dari FIKES UNAS hadir antara lain Ketua Prodi Profesi Ners, Ns. Intan Asri Nurani, M.Kep., Sp.Kep.Kom, Koordinator OSCE, Ns. Diah Argarini, M.Kep., serta tim dosen pengembang OSCE.
Dalam kegiatan ini, tim UNAS mempelajari langsung sistem OSCE UNPAD yang telah terstruktur, mulai dari perencanaan blueprint, penyusunan soal, manajemen logistik, hingga mekanisme evaluasi. Salah satu temuan penting adalah fungsi strategis OSCE yang tidak hanya sebagai alat evaluasi keterampilan mahasiswa, tetapi juga indikator efektivitas pembimbingan klinik di tahap profesi.
Hasil benchmarking juga menekankan pentingnya pembentukan bank soal, bank penguji, dan bank klien standar yang dikelola secara sistematis. Selain itu, UNPAD diketahui telah menerapkan OSCE tidak hanya di tahap profesi, tetapi juga tahap akademik, sehingga mahasiswa lebih siap menghadapi ujian kompetensi nasional.
Sebagai tindak lanjut, FIKES UNAS merumuskan beberapa langkah strategis, di antaranya:
Pembentukan Tim OSCE terintegrasi lintas dosen dan unit pendukung.
Penyusunan ulang blueprint dan matriks soal sesuai standar nasional.
Pengembangan bank soal, bank penguji, dan bank klien standar (standardized patients).
Workshop penyusunan soal OSCE bersama pakar.
Pengembangan sistem logistik berbasis digital serta evaluasi 360 derajat.
Menjalin kerja sama formal berkelanjutan dengan Fakultas Keperawatan UNPAD.
Koordinator OSCE FIKES UNAS, Ns. Diah Argarini, M.Kep., menyampaikan bahwa benchmarking ini menjadi langkah penting untuk memastikan pelaksanaan OSCE di UNAS lebih kredibel, terstandar, dan adaptif terhadap tuntutan kompetensi nasional maupun internasional. “Kami ingin lulusan Ners UNAS tidak hanya siap menghadapi uji kompetensi nasional, tetapi juga memiliki kualitas keterampilan klinis yang diakui secara global,” ujarnya.
Dengan implementasi hasil benchmarking ini, FIKES UNAS berharap dapat memperkuat sistem penjaminan mutu pendidikan profesi keperawatan, sekaligus mencetak lulusan perawat profesional yang kompeten, berdaya saing, dan mampu menjawab tantangan dunia kesehatan di masa depan. (DA)