SISTEM TATA PAMONG

SISTEM TATA PAMONG

Sistem tata pamong di Program Studi Ilmu Keperawatan berjalan secara efektif melalui mekanisme yang disepakati bersamaserta dapat memelihara dan mengakomodasi semua unsur, fungsi, dan peran dalam program studi. Tata pamong didukung dengan budaya organisasi yang dicerminkan dengan tegaknya aturan, tatacara pemilihan pimpinan, etika dosen, etika mahasiswa, etika tenaga kependidikan, sistem penghargaan dan sanksi serta pedoman dan prosedur pelayanan (administrasi, perpustakaan, dan laboratorium). Sistem tata pamong (input, proses, output dan outcome serta lingkungan eksternal yang menjamin terlaksananya tata pamong yang baik) harus diformulasikan, disosialisasikan, dilaksanakan, dipantau dan dievaluasi dengan peraturan dan prosedur yang jelas. Penyelenggaraan manajemen pendidikan yang efektif dan efisien memerlukan landasan struktural yang sesuai dengan kebutuhan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Keefektifan dan efisiensi penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi sangat ditentukan oleh struktur organisasi yang sehat.

 

Struktur Organisasi Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nasional bersifat sederhana dan fleksibel, sehingga dapat menyesuaikan dengan perubahan lingkungan tanpa kehilangan koordinasi. Penempatan staf pada setiap unit struktur berdasarkan kapasitas dan kapabilitasnya yang dilaksanakan secara transparan.

 

Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan dalam kepanjangan tugas akademiknya dibantu oleh Ketua Program Studi Ilmu Keperawatan dan Sekretaris Program Studi Ilmu Keperawatan. Dalam hal pemilihan Kaprodi dan Sekprodi, Dekan mengusulkan kepada Rektor yang selanjutkan akan dibuat SK Rektor mengenai surat keputusan pengangkatan. Hal ini sesuai dengan keputusan pengurus YMIK No 16 Tahun 2009 tentang Statuta Universitas Nasional.

 

Program Studi diketuai oleh Ketua Program Studi Ilmu Keperawatan. Dalam menjalakankan tugasnya, Ketua Program Studi Ilmu Keperawatan dibantu oleh Sekretaris. Program Studi Ilmu Keperawatan mempunyai beberapa laboratorium yaitu Laboratorium Ketrampilan Dasar Keperawatan, Laboratorium Medikal Bedah dan Kegawat Daruratan, Laboratorium Anak dan Maternitas, Laboratorium Biomedik. Dalam menjalankan fungsinya, Kepala Laboratorium dibantu oleh Laboran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *