Dorong Para Lulusan Jaga Profesionalitas dalam Bekerja di Pasca Pandemi dalam Acara Pelepasan Wisudawan Fikes

Jakarta (Unas) – Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Nasional (Unas) kembali melangsungkan yudisium atau pelepasan wisudawan semester ganjil tahun akademik 2020/2021, pada Sabtu (10/04). Kegiatan ini dilakukan secara online via zoom  dan onsite dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Selamat kepada para lulusan yang telah menyelesaikan suatu tahap pendidikan di FIKES Unas, mulai dari penerimaan mahasiswa baru, kuliah, penelitian, praktik, ujian, sampai pada sidang akhir. Pelepasan ini merupakan agenda rutin yang dilakukan untuk menghadirkan memori bahagia bagi para lulusan,” ujar Dekan FIKES Unas, Dr. Retno Widowati, M.Si. dalam sambutannya secara onsite, di Menara II Unas, Ragunan.

Ia juga berpesan kepada para lulusan untuk tetap menjaga nama baik almamater prodi, fakultas, juga universitas saat terjun ke lapangan pekerjaan. “Terima kasih sudah memilih FIKES Unas sebagai tempat melanjutkan studi. Jaga nama baik dan almamater dimanapun berada. Semoga para lulusan mampu bersaing di pasar kerja secara sehat,” tutur Retno.

Hadir sebagai narasumber, Wakil Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan DPD Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jakarta Selatan, Ns. Tatang Sutisna, M.Kep., mengatakan, saat ini, tenaga kesehatan tengah dikerahkan sebagai garda terdepan dalam memerangi pandemi Covid-19. Menurutnya, ini menjadi tantangan besar bagi tenaga kesehatan.

“Meski sekarang jumlah pasien Covid-19 sudah menurun, vaksin sudah digalakkan, serta aktivitas sudah banyak yang kembali normal. Tenaga kesehatan masih menjadi percontohan dan garda terdepan dalam memerangi virus tersebut. Tetap profesionalisme dan jaga kegigihan dalam bekerja dimanapun ditempatkan,” jelasnya.

Namun, lanjut Tatang, kepandaian dan keahlian khusus dalam melakukan tindakan medis itu juga menjadi hal yang utama. Karenanya, para lulusan tetap harus belajar agar dapat bekerja secara maksimal di lapangan. “Apalagi sekarang bidang kesehatan sudah dihadapkan dengan teknologi. Para dokter, perawat, bidan, dan tenaga medis lainnya harus siap dengan kemajuan-kemajuan tersebut,” tuturnya.

Ia berharap, lulusan FIKES Unas dapat memberikan pelayanan yang terbaik di dunia kerja, menjaga attitude baik kepada pasien dan rekan sejawat, dan mengutamakan kepentingan pasien diatas kepentingan pribadi. “Mudah-mudahan para lulusan bisa menerapkan ilmunya yang telah dipelajari di FIKES Unas, sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan baik di rumah sakit, puskesmas, klinik, dan tempat praktik lainnya,” tutup alumni Universitas Indonesia itu.

Kegiatan ini diakhiri dengan pemberian doorprize,  pemberian kartu alumni barupa e-money  yang dapat digunakan untuk transaksi elektronik, juga pemberian sumbangan dari para alumni. Sumbangan tersebut berupa 1 unit phantom full body dari lulusan program studi Keperawatan, dan 1 buah phantom kateter wanita dan laki-laki, juga 1 alat Advanced Gravid Medical Examination Model dari alumni program studi Kebidanan.

Adapun lulusan terbaik FIKES Unas periode ganjil 2020/2021 ini diraih oleh Dewi Ayu Arindi dari program studi Sarjana Keperawatan dan Hery Putri Anandah dari program studi Sarjana Terapan Kebidanan. Para lulusan terbaik ini mendapatkan sertifikat yang diberi langsung oleh Dekan FIKES.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.